Hampir semua anak perempuan suka bermain boneka. Boneka adalah semacam tiruan, seperti hewan, manusia, dan benda, yang dijadikan sebagai alat untuk bermain bagi anak-anak. Pada umumnya, bahan untuk membuat boneka terbagi dalam dua jenis, yaitu bahan kulit dan bahan isi. Untuk kulit, ada beberapa bahan yang biasa digunakan, seperti kain snail, kain rasfur, kain yelvo, dan kain velboa. Sementara untuk isi boneka biasanya menggunakan dakron.
Selain beberapa bahan tersebut, ada pula boneka yang terbuat dari kain flanel. Boneka dari kain flanel ini bisa dibentuk menjadi bermacam-macam karakter. Salah satu di antaranya adalah boneka jari. Boneka jari biasanya berukuran kecil, sesuai dengan fungsinya yang dimasukkan ke salah satu jari.
Membuat Boneka Jari
Membuat boneka dari kain flanel dalam bentuk boneka jari sebenarnya sederhana. Ada beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan untuk membentuk sebuah boneka jari yang bagus.
Pertama, persiapkanlah bahan-bahan dan alat yang akan digunakan. Beberapa di antaranya adalah kain flanel, gunting, kertas, bolpoin, lem, dan bahan pendukung lain. Setelah bahan dan alat sudah lengkap, saatnya untuk memulai membuat boneka jari.
Lakukan pengukuran dengan menggunakan jari kita sendiri di atas kain flanel. Gunakanlah pulpen sebagai alat untuk membuat pola. Setelah itu, gunting kain flanel tersebut mengikuti pola. Langkah selanjutnya adalah menjahit dua pola boneka tersebut dengan tangan.
Supaya boneka jari ini terlihat lebih menarik, kita perlu menambahkan beberapa ornamen dengan warna-warna yang lebih mencolok. Misalnya, jika membuat boneka jari berbentuk binatang, akan lebih baik jika dilengkapi dengan alat-alat indra, seperti mata, hidung, telinga, dan mulut.
Keunggulan Kain Flanel
Selain boneka dari kain flanel, ada beberapa benda lain yang bisa dibuat dengan kain flanel. Contohnya, bantal, jepit rambut, gantungan kunci, dan sebagainya. Meskipun sederhana, kain flanel memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
- Kain ini mudah dibentuk. Meskipun sudah dipotong dengan ukuran yang kecil.
- Pinggiran kain tidak perlu lagi dijahit.
- Tersedia dalam berbagai ukuran, tidak harus dibeli secara meteran.
- Harganya pun terjangkau.
Karena beberapa keunggulan tersebut, kain flanel menjadi bahan yang paling baik bagi para pengrajin untuk menciptakan sebuah kreasi. Meskipun demikian, kain flanel juga memiliki kekurangan, antara lain terlalu tebal, mudah kotor, dan jarang yang ada motifnya.
Boneka dari kain flanel bukan hanya boneka berbentuk jari saja. Kita juga bisa membuat boneka dengan ukuran yang lebih besar. Supaya kelihatan berisi, kain flanel yang telah dibentuk ini diisi dengan dakron. Proses pembuatan selanjutnya pun sama dengan boneka jari, yaitu menambahkan hiasan agar terlihat menarik.
Bukan hanya sebagai hobi saja, membuat berbagai macam benda dari kain flanel, termasuk boneka, bisa menjadi sumber penghasilan tambahan. Modal utamanya adalah kreativitas dan kemauan. Apakah Anda mau mencoba?


